JENANG GRENDUL JOMBANG
Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Ujian Tengah Semester
pada Mata Kuliah Praktik Bisnis A
Dosen : Cakti Indra Gunawan,S.E.,M.M.,Ph.D.

Disusun oleh :
Dhela Eka Wahyu Cahya Rahma
(2017120003)
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI
MALANG
2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua umumnya dan kepada saya khususnya
sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah ini sebagai syarat Ujian Tengah Semester pada mata kuliah Praktik
Bisnis A.
Tugas ini dapat terlaksana dengan lancar karena adanya dukungan
baik material maupun spiritual dari semua pihak yang telah membantu kelancaran
tugas ini. Oleh karena itu,
saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan tugas ini.
Besar harapan saya makalah ini dapat bermanfaat bagi semua
pihak untuk dijadikan pertimbangan dan koreksi selanjutnya. Saya mohon maaf
apabila dalam penyusunan makalah
ini terdapat kesalahan ataupun kerancuan baik dalam bahasa ataupun tulisan.
Saya juga menerima kritik dan saran dari pembaca yang nantinya akan berguna
bagi saya.
Malang,
07 Mei 2019
Penyusun
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Jenang Grendul merupakan makanan khas dari daerah jawa
yang terbuat dari campuran tepung ketan, gula, dan santan. Jenang grendul
adalah produk makanan yang siap santap
dan banya digemari oleh masyarakat karena tidak mengenal kelas ataupun status
masyarakat. Jenang grendul merupakan jajanan semi basah yang memiliki tekstur
kenyal dan manis. Dengan ditambah dengan santan dan gula jawa yang sudah
dicairkan menjadikan cita rasanya semakin gurih.
Di era globalisasi saat ini
tentunya sangatlah sulit untuk mencari jajanan tradisional yang nikmat dan sehat. Hal yang paling mungkin
dilakukan adalah dengan cara membuat dan menjualnya. Di sini saya mencoba untuk
berwirausaha dengan menjalankan usaha Jenang Grendul Jombang. Jadi saya harapkan dengan usaha
ini saya bisa mendapatkan pendapatan lebih dan mampu membuka lapangan kerja
baru bagi semua orang (apabila sudah berkembang). Adapun untuk menjalankan
usaha Jenang Grendul
ini juga terbilang tidak susah karena usaha inipun bisa saya mulai dengan modal
yang relatif ringan. Selain itu dengan melakukan sedikit inovasi terhadap
makanan ini, maka saya rasa peluang
usaha ini untuk kedepannya juga cukup menjanjikan dan untuk bahan bakunya
sendiri bisa dengan mudah saya dapatkan.
1.2. Manfaat
Makalah
ini saya buat agar bermanfaat seperti untuk belajar mandiri, untuk mengisi
waktu luang, dapat juga bermanfaat untuk :
1.
Membantu wirausaha untuk mengembang kan
usaha dan menguji strategi dan hasil
yang di harap kan dari sudut pandang pihak lain
2. Membantu
wirausaha untuk berfikir kreatif
atas bidang usaha yang akan di jalankan
3.
Membantu meningkat kan keberhasilan para
wirausaha
4.
Memperkenalkan
jajanan tradisional yang sudah jarang dijual
1.3. Tujuan Penyusunan
Proposal
Makalah ini dibuat untuk memenuhi syarat Ujian Tengah Semester
mata kuliah Praktik Bisnis A.
Sebagai pemilik usaha dalam membuka
usaha, menjadikan mahasiswa lebih kreatif dan inovatif tentang berwirausaha,
melatih mahasiswa agar dapat berwirausaha dengan baik, menambah pengalaman dan
pengetahuan tentang berwirausaha.
1.4. Rumusan Masalah
1.
Apa
nama produk yang dipaparkan dan karakteristiknya ?
2.
Pada
segmentasi apa saja produk ini dipasarkan ?
3.
Inovasi
apa yang telah dibuat ?
4.
Berapa
harga yang dikenakan pada produk tersebut ?
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Nama produk dan
Karakteristik
Nama produk yang akan saya buat adalah Jenang Grendul
Jombang. Produk ini merupakan jajanan tradisional yang hampir jarang ditemui.
Jenang sendiri merupakan jajanan khas di daerah Jawa yang terbuat dari campuran
tepung beras ketan, gula jawa, dan santan. Nama “jenang” dalam bahasa Jawa
artinya bubur. Sedangan istilah “grendul” berasosiasi dengan tekstur
kenyal-kenyal lengket dari bola-bola tepung kanji atau tepung ketan dalam
buburnya.
Dikarenakan Jenang Grendul jarang ditemui, saya ingin
memperkenalkan kembali jajanan tradisional ini. Karena Jenang Grendul memilki
cita rasa manis dan gurih dari santan ditambah dengan kenikmatan kenyalnya
grendul saat digigit.
Dibawah ini saya akan menjelaskan cara pembuatan Jenang
Grendul dari pembuatan bola-bola kecil dan jenangnya.
Bahan-bahan :
1.
250
gram tepung ketan
2.
150
gram tepung beras
3.
350
ml santan
4.
300
gram gula merah
5.
1
sdt air kapur
6.
2
lembar daun pandan
7.
½ potong
nangka segar
8.
1
sdt garam
9.
50
ml air
Cara membuat :
1.
Ambil
50 gram tepung ketan, 25 gram tepung beras, 1 sdt air kapur, dan 50 ml air,
campur hingga menjadi adonan grendul, buat bulatan-bulatan sebesar telur cicak,
sisihkan

2.
Campur
100 gram tepung ketan, 100 gram tepung beras
3.
Masak
santan, gula merah, pandan, dan garam lalu saring, tuangkan pada tepung beras
dan ketan, aduk rata

4.
Siapkan
wajan dalam anti lengket, masukan adonan jenang, masak hingga adonan setengah
matang
5.
Sementara
memasak jenang, masak air sekitar 500 ml, rebus bulatan-bulatan tepung ketan hingga
mengapung, angkat dan tiriskan

6.
Masukkan
bola-bola ketan yang sudah direbus ke dalam adonan jenang, aduk kembali masak
hingga matang sempurna, angkat
7.
Tuang
kedalam loyang/cetakan yang sudah dioles minyak. Dinginkan
8.
Keluarkan
dari cetakan
9.
Tambahkan
santan dan hiasan dari daun pandan dan nangka

2.2. Segmentasi pasar
dan pemasaran
Penentuan segmentasi adalah faktor penting dalam memulai
usaha. Dalam pemasaran produk jajanan tradisional ini, kita mengambil seluruh
kalangan masyarakat. Karena jajanan tradisional diminati seluruh kalangan
masyarakat baik anak muda sampai lansia. Dengan cita rasa lembut, gurih,
kenyal, manis dapat menjadi daya tarik tersendiri terhadap produk tersebut.
Karena saya berproduksi di lingkungan kampus dan
perkampungan. Kantin kampus dan stand di sekitar pasar sangatlah cocok dalam
pemasaran Jenang Grendul Jombang ini. Meskipun ini merupakan jajanan
tradisional yang diminati kaum dewasa, saya yakin para remaja juga tertarik
pada penampilan Jenang Grendul dan menjadikannya jajanan pengganjal perut.
Jenang Grendul ini sangat cocok apabila dijual dipagi hari sebagai ganti
sarapan karena bahan dasar yang terbuat dari tepung beras ketan, santan, gula
yang bisa untuk mengganjal perut bahkan mengenyangkan.
Untuk memasarkan produk yang saya buat melalui sosial
media WhatsApp, Instagram, Facebook. Saya memilih sosial media tersebut karena
yang lebih sering dipakai oleh beberapa masyarakat dan remaja di zaman
sekarang. Pemasaran secara langsung juga perlu dengan menawarkan kepada teman
atau dengan membuka stand di kantin kampus dan beberapa tempat yang banyak
dikunjungi orang atau tempat hiburan.
Untuk pemasarannya saya memiliki beberapa strategi
pemasaran untuk meningkatkan produksi dan memikat daya tarik konsumen untuk
membeli produk Jenang Grendul Jombang.
a)
Memberikan potongan harga dalam upaya
memperkenalkan Jenang Grendul
Jombang,
sehingga dengan begitu semua orang akan lebih tertarik membeli untuk
mencicipinya. Adapun strategi tersebut tentunya diharapkan bisa mengenalkan
produk dan juga bisa menghasilkan repeat order dan mengajak rekan atau keluarga
untuk membeli produk Jenang Grendul
Jombang.
b) Apabila
ada yang memesan banyak saya
akan memberikan bonus. Jadi bonus bisa berupa
pengurangan harga asli atau bisa dengan penambahan produk. Karena Jenang Grendul cocok untuk dijadikan makanan saat
kumpul bersama ataupun ada acara, misalnya buka bersama. Diharapkan
dengan pemberian bonus tersebut akan membuat pembeli merasa diuntungkan dan
akan membeli produk saya secara terus-menerus
dan bisa menjadi pelanggan tetap.
c) Untuk
menanggulangi jumlah produksi yang berlebihan karena banyak produk yang belum
terjual semua, saya akan
langsung menawarkan ke konsumen seperti di pasar, terminal, atau beberapa pekerja bangunan yang
sedang istirahat dan berkeliling ke tempat-tempat hiburan yang banyak orang
berkumpul. Sebab saya
selalu mengupayakan tidak ada barang yang kembali atau tersisa mengingat produk saya merupakan produk yang memiliki
waktu konsumsi cukup singkat.
2.3. Inovasi
Jenang Grendul Jombang sudah sangat jarang ditemui di
beberapa tempat. Jenang Grendul yang biasa dibuat dengan tepung kanji, saya
ganti dengan tepung beras ketan yang sama-sama memiliki tekstur kenyal saat
direbus. Dengan menambahkan nangka yang memilki aroma yang sangat sedap yang
cocok dipadukan dengan rasa ketan, santan, dan gula merah.
Dengan berinovasi menambahkan buah nangka dapat memikat
konsumen untuk mencobanya. Mencicipi kenyalnya grendul dengan potongan nangka
yang harum dan lezat.
2.4. Jaringan
Saya ingin mengembangkan produk Jenang Grendul Jombang
dalam lingkup Regional. Namun jika hasil keuntungan yang diperoleh dapat
menjanjikan bagi kelancaran usaha saya. Saya akan mengembangkan pangsa pasar
dalam lingkup nasional dengan membangun jaringan di berbagai daerah di
Indonesia.
Dengan semakin melebarnya sayap usaha saya. Saya akan
terus meningkatkat kualitas dan selalu membuka cabang baru. Dan dengan
membangun jaringan yang baik secara Nasinal, saya yakin dapat mengmbangkan
usaha dalam skala Internasional dengan memperkenalkan jajanan tradisional dari
Jawa kepada Warga Negara Asing, sehingga semakin terkenalnya Jenang Grendul
Jombang ini.
2.5. Harga
Patokan harga untuk bubur candil dapat Anda buat dalam
hitungan per porsi dimana harga mulai Rp 4.000 hingga Rp 6.000. Bahan baku yang
digunakan sangat mudah untuk dijumpai membuat satu porsi Jenang Grendul Jombang
dapat dijangkau setiap kalangan. Dan merupakan harga pasaran untuk jajanan
tradisional dan harga bersaing sebagai pengganti sarapan.
Perkiraan penjualan dalam satu bulan (30 hari) sebagai
berikut :
Bahan Baku
|
Nilai
|
Satuan
|
Jumlah
|
Tepung ketan
|
Rp
50,000
|
30
|
Rp 1,500,000
|
Tepung beras
|
Rp
35,000
|
30
|
Rp 1,050,000
|
Daun pandan
|
Rp
5,000
|
30
|
Rp
150,000
|
Gula merah
|
Rp
20,000
|
30
|
Rp
600,000
|
Kelapa
|
Rp
20,000
|
30
|
Rp
600,000
|
Nangka
|
Rp
15,000
|
30
|
Rp
450,000
|
Garam
|
Rp
2,500
|
30
|
Rp
75,000
|
Gula putih
|
Rp
15,000
|
30
|
Rp
450,000
|
Cup gelas
|
Rp
12,000
|
30
|
Rp
360,000
|
Sendok plastik
|
Rp
8,000
|
30
|
Rp
240,000
|
Pengemas
|
Rp
6,000
|
30
|
Rp
180,000
|
Promosi
|
Rp
4,500
|
30
|
Rp
135,000
|
Gas lpg
|
Rp 20,000
|
4
|
Rp
80,000
|
Kompor
|
Rp
215,000
|
1
|
Rp
215,000
|
Panci
|
Rp
150,000
|
1
|
Rp
150,000
|
Sewa tempat
|
Rp
350,000
|
1
|
Rp
350,000
|
Air dan listrik
|
Rp
5,500
|
30
|
Rp 165,000
|
Total Biaya
|
Rp6,750,000
|
||
Penjualan dalam 30 hari Rp6.750.000
Jika saya menjual dengan harga Rp5.000
dalam 30 hari dengan memproduksi 100 cup perbulan didapatkan sejumlah uang
sebesar Rp15.000.000
Keuntungan
Hasil penjualan
1 bulan : Rp15.000.000
Rp
8.250.000
Jadi, keuntungan
tiap bulan adalah Rp8.250.000
2.5. Blogspot
Email :
dhelaekawahyu@gmail.com
Instagram :
dhelaekawahyu
Facebook :
Dhela Eka Wahyu
WhatsApp :
085606376020
Blogspot : dhelaekawahyu.blogspot.com
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Usaha jajanan tradisional Jenang Grendul Jombang adalah
salah satu peluang usaha yang menjanjikan kedepannya karena jarang ditemukan
dan minim pesaing. Dengan menambahkan inovasi hiasan buah nagka menambah minat
konsumen untuk membelinya. Bahan yang mudah didapat dan pembuatan yang tidak
terlalu susah membuat harga Jenang Grendul Jombang sangatlah murah dan
merupakan harga bersaing dalam pasaran untuk jajanan tradisional.
Dalam segmentasi pasar yang cukup luas dan strategi
pemasaran membuat konsumen mudah untuk memesan dan menikmati Jenang Grendul
Jombang. Dengan rasa manis, kenyal, gurih dari santan membuat jajanan ini bisa
menjadi makanan pengganjal perut sebagai pengganti sarapan. Keuntungan yang
diperoleh juga sangatlah besar karena bahan yang mudah didapat dan strategi
pemasaran yang baik.
dhelaekawahyu.blogspot.com