Tuesday, May 7, 2019

dhelaekawahyu.blogspot.com


JENANG GRENDUL JOMBANG

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Ujian Tengah Semester
pada Mata Kuliah Praktik Bisnis A
Dosen : Cakti Indra Gunawan,S.E.,M.M.,Ph.D.




Disusun oleh :
Dhela Eka Wahyu Cahya Rahma
(2017120003)


PROGRAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI
MALANG
2019


KATA PENGANTAR


Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua umumnya dan kepada saya khususnya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah ini sebagai syarat Ujian Tengah Semester pada mata kuliah Praktik Bisnis A.
Tugas ini dapat terlaksana dengan lancar karena adanya dukungan baik material maupun spiritual dari semua pihak yang telah membantu kelancaran tugas ini. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan tugas ini.
Besar harapan saya makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak untuk dijadikan pertimbangan dan koreksi selanjutnya. Saya mohon maaf apabila dalam penyusunan makalah ini terdapat kesalahan ataupun kerancuan baik dalam bahasa ataupun tulisan. Saya juga menerima kritik dan saran dari pembaca yang nantinya akan berguna bagi saya.


Malang, 07 Mei 2019


Penyusun       





DAFTAR ISI


                                   



BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Jenang Grendul merupakan makanan khas dari daerah jawa yang terbuat dari campuran tepung ketan, gula, dan santan. Jenang grendul adalah  produk makanan yang siap santap dan banya digemari oleh masyarakat karena tidak mengenal kelas ataupun status masyarakat. Jenang grendul merupakan jajanan semi basah yang memiliki tekstur kenyal dan manis. Dengan ditambah dengan santan dan gula jawa yang sudah dicairkan menjadikan cita rasanya semakin gurih.
Di era globalisasi saat ini tentunya sangatlah sulit untuk mencari jajanan tradisional yang nikmat dan sehat. Hal yang paling mungkin dilakukan adalah dengan cara membuat dan menjualnya. Di sini saya mencoba untuk berwirausaha dengan menjalankan usaha Jenang Grendul Jombang. Jadi saya harapkan dengan usaha ini saya bisa mendapatkan pendapatan lebih dan mampu membuka lapangan kerja baru bagi semua orang (apabila sudah berkembang). Adapun untuk menjalankan usaha Jenang Grendul ini juga terbilang tidak susah karena usaha inipun bisa saya mulai dengan modal yang relatif ringan. Selain itu dengan melakukan sedikit inovasi terhadap makanan  ini, maka saya rasa peluang usaha ini untuk kedepannya juga cukup menjanjikan dan untuk bahan bakunya sendiri bisa dengan mudah saya dapatkan.

1.2. Manfaat

Makalah ini saya buat agar bermanfaat seperti untuk belajar mandiri, untuk mengisi waktu luang, dapat juga bermanfaat untuk :
1.      Membantu wirausaha untuk mengembang kan usaha dan menguji strategi  dan hasil yang di harap kan dari sudut pandang pihak lain
2.      Membantu wirausaha untuk berfikir kreatif atas bidang usaha yang akan di jalankan
3.      Membantu meningkat kan keberhasilan para wirausaha
4.      Memperkenalkan jajanan tradisional yang sudah jarang dijual

1.3. Tujuan Penyusunan Proposal

Makalah ini dibuat untuk memenuhi syarat Ujian Tengah Semester mata kuliah Praktik Bisnis A. Sebagai pemilik usaha dalam membuka usaha, menjadikan mahasiswa lebih kreatif dan inovatif tentang berwirausaha, melatih mahasiswa agar dapat berwirausaha dengan baik, menambah pengalaman dan pengetahuan tentang berwirausaha.

1.4. Rumusan Masalah

1.      Apa nama produk yang dipaparkan dan karakteristiknya ?
2.      Pada segmentasi apa saja produk ini dipasarkan ?
3.      Inovasi apa yang telah dibuat ?
4.      Berapa harga yang dikenakan pada produk tersebut ?



BAB II
PEMBAHASAN


 2.1. Nama produk dan Karakteristik

Nama produk yang akan saya buat adalah Jenang Grendul Jombang. Produk ini merupakan jajanan tradisional yang hampir jarang ditemui. Jenang sendiri merupakan jajanan khas di daerah Jawa yang terbuat dari campuran tepung beras ketan, gula jawa, dan santan. Nama “jenang” dalam bahasa Jawa artinya bubur. Sedangan istilah “grendul” berasosiasi dengan tekstur kenyal-kenyal lengket dari bola-bola tepung kanji atau tepung ketan dalam buburnya.
Dikarenakan Jenang Grendul jarang ditemui, saya ingin memperkenalkan kembali jajanan tradisional ini. Karena Jenang Grendul memilki cita rasa manis dan gurih dari santan ditambah dengan kenikmatan kenyalnya grendul saat digigit.
Dibawah ini saya akan menjelaskan cara pembuatan Jenang Grendul dari pembuatan bola-bola kecil dan jenangnya.
Bahan-bahan :
1.      250 gram tepung ketan
2.      150 gram tepung beras
3.      350 ml santan
4.      300 gram gula merah
5.      1 sdt air kapur
6.      2 lembar daun pandan
7.      ½ potong nangka segar
8.      1 sdt garam
9.      50 ml air
Cara membuat :
1.      Ambil 50 gram tepung ketan, 25 gram tepung beras, 1 sdt air kapur, dan 50 ml air, campur hingga menjadi adonan grendul, buat bulatan-bulatan sebesar telur cicak, sisihkan
2.      Campur 100 gram tepung ketan, 100 gram tepung beras
3.      Masak santan, gula merah, pandan, dan garam lalu saring, tuangkan pada tepung beras dan ketan, aduk rata
4.      Siapkan wajan dalam anti lengket, masukan adonan jenang, masak hingga adonan setengah matang
5.      Sementara memasak jenang, masak air sekitar 500 ml, rebus bulatan-bulatan tepung ketan hingga mengapung, angkat dan tiriskan
6.      Masukkan bola-bola ketan yang sudah direbus ke dalam adonan jenang, aduk kembali masak hingga matang sempurna, angkat
7.      Tuang kedalam loyang/cetakan yang sudah dioles minyak. Dinginkan
8.      Keluarkan dari cetakan
9.      Tambahkan santan dan hiasan dari daun pandan dan nangka

 2.2. Segmentasi pasar dan pemasaran

Penentuan segmentasi adalah faktor penting dalam memulai usaha. Dalam pemasaran produk jajanan tradisional ini, kita mengambil seluruh kalangan masyarakat. Karena jajanan tradisional diminati seluruh kalangan masyarakat baik anak muda sampai lansia. Dengan cita rasa lembut, gurih, kenyal, manis dapat menjadi daya tarik tersendiri terhadap produk tersebut.
Karena saya berproduksi di lingkungan kampus dan perkampungan. Kantin kampus dan stand di sekitar pasar sangatlah cocok dalam pemasaran Jenang Grendul Jombang ini. Meskipun ini merupakan jajanan tradisional yang diminati kaum dewasa, saya yakin para remaja juga tertarik pada penampilan Jenang Grendul dan menjadikannya jajanan pengganjal perut. Jenang Grendul ini sangat cocok apabila dijual dipagi hari sebagai ganti sarapan karena bahan dasar yang terbuat dari tepung beras ketan, santan, gula yang bisa untuk mengganjal perut bahkan mengenyangkan.
Untuk memasarkan produk yang saya buat melalui sosial media WhatsApp, Instagram, Facebook. Saya memilih sosial media tersebut karena yang lebih sering dipakai oleh beberapa masyarakat dan remaja di zaman sekarang. Pemasaran secara langsung juga perlu dengan menawarkan kepada teman atau dengan membuka stand di kantin kampus dan beberapa tempat yang banyak dikunjungi orang atau tempat hiburan.
Untuk pemasarannya saya memiliki beberapa strategi pemasaran untuk meningkatkan produksi dan memikat daya tarik konsumen untuk membeli produk Jenang Grendul Jombang.
a)      Memberikan potongan harga dalam upaya memperkenalkan Jenang Grendul Jombang, sehingga dengan begitu semua orang akan lebih tertarik membeli untuk mencicipinya. Adapun strategi tersebut tentunya diharapkan bisa mengenalkan produk dan juga bisa menghasilkan repeat order dan mengajak rekan atau keluarga untuk membeli produk Jenang Grendul Jombang.
b)      Apabila ada yang memesan banyak saya  akan memberikan bonus. Jadi bonus bisa berupa pengurangan harga asli atau bisa dengan penambahan produk. Karena Jenang Grendul cocok untuk dijadikan makanan saat kumpul bersama ataupun ada acara, misalnya buka bersama. Diharapkan dengan pemberian bonus tersebut akan membuat pembeli merasa diuntungkan dan akan membeli produk saya secara terus-menerus dan bisa menjadi pelanggan tetap.
c)      Untuk menanggulangi jumlah produksi yang berlebihan karena banyak produk yang belum terjual semua, saya akan langsung menawarkan ke konsumen seperti di pasar, terminal, atau beberapa pekerja bangunan yang sedang istirahat dan berkeliling ke tempat-tempat hiburan yang banyak orang berkumpul. Sebab saya selalu mengupayakan tidak ada barang yang kembali atau tersisa mengingat produk saya merupakan produk yang memiliki waktu konsumsi cukup singkat.

 2.3. Inovasi

Jenang Grendul Jombang sudah sangat jarang ditemui di beberapa tempat. Jenang Grendul yang biasa dibuat dengan tepung kanji, saya ganti dengan tepung beras ketan yang sama-sama memiliki tekstur kenyal saat direbus. Dengan menambahkan nangka yang memilki aroma yang sangat sedap yang cocok dipadukan dengan rasa ketan, santan, dan gula merah.
Dengan berinovasi menambahkan buah nangka dapat memikat konsumen untuk mencobanya. Mencicipi kenyalnya grendul dengan potongan nangka yang harum dan lezat.

 2.4. Jaringan

Saya ingin mengembangkan produk Jenang Grendul Jombang dalam lingkup Regional. Namun jika hasil keuntungan yang diperoleh dapat menjanjikan bagi kelancaran usaha saya. Saya akan mengembangkan pangsa pasar dalam lingkup nasional dengan membangun jaringan di berbagai daerah di Indonesia.
Dengan semakin melebarnya sayap usaha saya. Saya akan terus meningkatkat kualitas dan selalu membuka cabang baru. Dan dengan membangun jaringan yang baik secara Nasinal, saya yakin dapat mengmbangkan usaha dalam skala Internasional dengan memperkenalkan jajanan tradisional dari Jawa kepada Warga Negara Asing, sehingga semakin terkenalnya Jenang Grendul Jombang ini.

 2.5. Harga

Patokan harga untuk bubur candil dapat Anda buat dalam hitungan per porsi dimana harga mulai Rp 4.000 hingga Rp 6.000. Bahan baku yang digunakan sangat mudah untuk dijumpai membuat satu porsi Jenang Grendul Jombang dapat dijangkau setiap kalangan. Dan merupakan harga pasaran untuk jajanan tradisional dan harga bersaing sebagai pengganti sarapan.
Perkiraan penjualan dalam satu bulan (30 hari) sebagai berikut :
Bahan Baku
Nilai
Satuan
Jumlah
Tepung ketan
 Rp         50,000
30
 Rp 1,500,000
Tepung beras
 Rp         35,000
30
 Rp 1,050,000
Daun pandan
 Rp           5,000
30
 Rp    150,000
Gula merah
 Rp         20,000
30
 Rp    600,000
Kelapa
 Rp         20,000
30
 Rp    600,000
Nangka
 Rp         15,000
30
 Rp    450,000
Garam
 Rp           2,500
30
 Rp      75,000
Gula putih
 Rp         15,000
30
 Rp    450,000
Cup gelas
 Rp         12,000
30
 Rp    360,000
Sendok plastik
 Rp           8,000
30
 Rp    240,000
Pengemas
 Rp           6,000
30
 Rp    180,000
Promosi
 Rp           4,500
30
 Rp    135,000
Gas lpg
 Rp         20,000
4
 Rp      80,000
Kompor
 Rp       215,000
1
 Rp    215,000
Panci
 Rp       150,000
1
 Rp    150,000
Sewa tempat
 Rp       350,000
1
 Rp    350,000
Air dan listrik
 Rp           5,500
30
 Rp    165,000
 Total Biaya
 Rp6,750,000
Penjualan dalam 30 hari Rp6.750.000 
Jika saya menjual dengan harga Rp5.000 dalam 30 hari dengan memproduksi 100 cup perbulan didapatkan sejumlah uang sebesar Rp15.000.000
Keuntungan
Hasil penjualan 1 bulan          : Rp15.000.000
Pengeluaran 1 bulan               : Rp  6.750.000  -
                                                  Rp  8.250.000
Jadi, keuntungan tiap bulan adalah Rp8.250.000

 2.5. Blogspot

Email                 : dhelaekawahyu@gmail.com
Instagram          : dhelaekawahyu
Facebook           : Dhela Eka Wahyu
WhatsApp         : 085606376020
Blogspot            : dhelaekawahyu.blogspot.com




BAB III
PENUTUP

        

3.1.  Kesimpulan

Usaha jajanan tradisional Jenang Grendul Jombang adalah salah satu peluang usaha yang menjanjikan kedepannya karena jarang ditemukan dan minim pesaing. Dengan menambahkan inovasi hiasan buah nagka menambah minat konsumen untuk membelinya. Bahan yang mudah didapat dan pembuatan yang tidak terlalu susah membuat harga Jenang Grendul Jombang sangatlah murah dan merupakan harga bersaing dalam pasaran untuk jajanan tradisional.
Dalam segmentasi pasar yang cukup luas dan strategi pemasaran membuat konsumen mudah untuk memesan dan menikmati Jenang Grendul Jombang. Dengan rasa manis, kenyal, gurih dari santan membuat jajanan ini bisa menjadi makanan pengganjal perut sebagai pengganti sarapan. Keuntungan yang diperoleh juga sangatlah besar karena bahan yang mudah didapat dan strategi pemasaran yang baik.


dhelaekawahyu.blogspot.com